DIREKTORI

TEKNOLOGI KERETA TILTING

 

Kata Kunci : Waktu Perjalanan, Tilting Bogie, Gaya Sentrifugal, Sickness motion

Salah satu harapan pengguna angkutan Kereta Api adalah waktu perjalanan yang semakin pendek. Upaya operator Kereta Api untuk memperpendek waktu perjalanan bisa dengan melakukan penyesuaian geometri dan konstruksi Prasarana jalan rel maupun meningkatkan Performansi Sarana Train set. Pada kondisi tertentu peningkatan parsarana jalan rel mengalami kendala teknis yang kompleks dan biaya yang mahal. Dalam situasi dan kondisi tersebut pilihan meningkatkan performansi sarana trainset merupakan hal yang logis. Setidaknya ada dua alternatif peningkatan performansi sarana trainset yaitu peningkatan daya mesin penggerak dan penggunaan sistem / teknologi Tilting. Sarana Kereta Api yang sudah menggunakan sistem/teknologi tilting biasa dikenal dengan istilah Tilting Train.

Riset teknologi tilting sudah dimulai sejak tahun 1930an. Pertamakali Teknologi Tilting mulai diperkenalkan dan dioperasikan secara komersial pada tahun 1970an dan terus mengalami penyempurnaan, hingga saat sekarang ini teknologi Tilting sudah cukup matang dan telah diimplementasikan secara komersial di beberapa negara antara lain di Eropa yaitu Itali, Spanyol, Jerman, Inggris, Swedia, Jepang dan masih banyak lagi. Di Indonesia hingga tahun 2020 belum ada kereta api yang beroperasi menggunakan teknologi tilting. Kemungkinan kereta yang menggunakan teknologi tilting yaitu Kereta api Cepat Jakarta-Bandung dimana sebagai operatornya adalah KCIC dan Kereta api Semi Cepat Jakarta-Surabaya.

Kelebihan Teknologi Tilting Train

Sebuah tantangan penerapan teknologi baru sarana perkeretaapian adalah "Kenyamanan" dan "Performansi", teknologi tilting train mencoba menjawab atas tantangan tersebut. Beberapa kelebihan teknologi tilting train ini adalah :

  • Meningkatkan kecepatan 25 % sampai dengan 30 % ketikan melewati di jalur lengkung
  • Penerapan sistem "Tiltronik" mampu mengantisipasi perjalanan di jalur lengkung
  • Mereduksi waktu perjalanan melalui peningkatan kecepatan
  • Meningkatkan kenyamanan penumpang
  • Inklinasi/kemiringan sampai 8%
  • Menghilangkan pengaruh gaya sentrifugal yang dirasakan oleh penumpang saat berjalan di jalur lengkung.
  • Sesuai untuk diterapkan di prasarana jalur eksisting tanpa perlu tambahan investasi baru.

 

Save

Media

comments

  • cipkai
    cipkai 1 year ago

    kapan indonesia punya kereta tilting ya

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…